KIAT MENULIS BUKU BU NORA Kulwa (Kuliah via WA kali ini menghadirkan penulis buku jebolan peserta belajar menulis gelombang 8. Kebetulan satu angkatan dengan moderator, Bu Aam. “Saya mengenal Bu Nora saat menjadi peserta gelombang 8. Kami satu kelas dulu. Saat itu saya kurang fokus jadi ditinggalkan oleh Bu Nora, Pak Bambang, Cak Inin, dan teman-teman alumni gelombang 8 lainnya.” Demikian tulis Bu Aam Hasanah, mengantarkan narasumber dengan nama lengkap Ibu Noralia Purwa Yunita, M.Pd. kelahiran Kudus, 12 Juni 1989. Saat ini penulis bekerja sebagai pengajar di SMP Negeri 8 Semarang. “Itulah awal saya mengenal Bu Nora, yang sekarang sudah jadi penulis hebat yang bukunya tembus ke Penerbit Mayor PT Andi Offset. Baik, untuk mengefektifkan waktu, kepada Bunda Nora, silakan memasuki kelas. Terima kasih” demikian sapa Bu Aam selaku moderator mengenalkan dan menyilakan pemateri untuk mengupas masalah penulisan buku. “Terima kasih kepada Bu Moderator y...
Postingan populer dari blog ini
GURU PLUS DENGAN TIPS IDOLA
Ini buku yang luar biasa dari seorang Guru Cikgu Tere Diterbitkan oleh penerbit indie dengan jumlah halaman 230 hlmn. Cikgu Tere juga berbagi mengenai Kiat sukses membangun branding melalui blog dan media sosia. Mengapa Cikgu Tere mengangkat topik, "Bukan Guru Biasa?" Karena menurutnya, kita semua yg mengikuti kegiatan pelatihan belajar menulis malam hari ini adalah guru-guru yang hebat dan luar biasa. Bahkan, layak menyandang predikat, "Bukan Guru Biasa". Trik menulis yang diberikan adalah IDOLA yakni sebuah singkatan Khusus untuk menulis buku, yang dirangkum dengan kata IDOLA. I = Identifikasi topik menarik D = Daftar semua judul luar biasa O= Outline terperinci akan membantu L = Lanjut menulis isi bab A= Atur layout sesuai permintaan penerbit Kiat lain menjawab pertanyaan Nu Yanti dari Semarang adalah: 1. Berpikir positif 2. Tetapkan target / fokus pada tujuan 3. Maksimalkan potensi 4. Miliki mindset pembelajar...
BLOG DAN BLOGER
BLOG DAN BLOGER Malam Selasa kembali WAG Belajar Menulis Gelombang 16 ramai, penyapa ramah pertama tentu Sang moderator, Bu Aam Nurhasanah, dengan tulisannya, “Selamat malam Bapak, Ibu guru hebat di seluruh tanah air. Malam ini kita akan berbagi ilmu dengan narasumber hebat yaitu Bapak Dedi Dwitagama. Beliau adalah orang pertama sekaligus Bapak Kepala Sekolah yang mengenalkan blog kepada Omjay. Untuk menghemat waktu, saya persilakan Bapak Dedi untuk memasuki kelas dan menyapa semua peserta!” Muncul pertama lewat pesan suara, dengan salam keagamaan yang ramah penuh takzim, dan selanjutnya lewat tulisan. Pertemuan kali ini tidak dalam bentuk paparan dulu baru sesi pertanyaan, tetapi langsung membuka pertanyaan. Saya yang mengikuti pada kesempatan pertama hampir mau menulis, “Pak mengapa saya tidak bisa bertanya?” Setelah sebentar terjeda, berikutnya mulai mengalir tulisan. Kembali Bu Aam menengahi, “Jadi, para peserta kali ini diberikan kebebasan untuk bertanya kepada na...
Lengkao resumenya dan informatif, tampilan blog menarik
BalasHapusresumenya lengkap...
BalasHapussaya cari gambar, tak adakah?
Wah gaya jurnalis ini mantap pak , semangat berkarya
BalasHapusmantep
BalasHapusMantap sudah rajin. Ada beberapa paragraf menurut saya ada yang masih terlalu panjang. Sukses selalu
BalasHapusSaya agak sedikit bingung dengan paragraf 2 dan 4 maksdunya apa. Afwan
BalasHapusWaah nysris top dah
BalasHapusMantap betuL,...
BalasHapus